7 Waktu Tepat Minum Air
August 3, 2019

Tips Sehat Minum Air Putih

Rasa haus akan hilang bila kita minum air yang baik dan sehat sesuai syarat standar kesehatan. Air minum merupakan kebutuhan paling penting dalam kehidupan manusia yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidrasi pada tubuh manusia, karena tubuh manusia sebagian besar berupa cairan. Sehingga, kekurangan air dikenal dehidrasi. Berapa air yang kita butuhkan? Secara umum, kita disarankan minum air putih 8-9 gelas atau setara dengan 3,5 liter per hari. Direkomendasikan untuk pria 13 gelas per hari, dan untuk wanita 9 gelas per hari.

 

Fakta yang perlu kita ketahui:
  • Kita kehilangan sekitar 4 gelas air putih setiap harinya melalui pernafasan, keringat, dan pergerakan usus.
  • Orang dewasa mengeluarkan urin 1,5 liter per hari.
  • Makanan menyumbang 20% dari total asupan cairan.
  • Dengan minum 2 liter air tiap hari, cairan tubuh yang hilang bisa tergantikan.
  • Minum air putih 0,5 liter air putih bisa membakar 23 kalori.

 

Faktanya beberapa organ tubuh kita mengandung air antara lain:
  • Tubuh kita 65% terdiri atas air.
  • Otak 75% mengandung air.
  • Paru-paru mengandung 85% air.
  • Kulit 69% nya adalah air.
  • Tulang mengandung 31% air.
  • Otot terdiri atas 79% air.
  • Ginjal mengandung 79% air.
  • Hati 79% air.
  • Darah terdiri atas 90% air.

 

Kapan waktu terbaik untuk minum?
  • Minum lebih banyak ketika sakit.
  • Minum satu gelas sebelum tudur
  • Minum lebih banyak sebelum dan setelah olahraga.
  • Minum satu gelas ketika merasa lelah.
  • Minum satu gelas setengah jam sebelum makan.
  • Minum satu gelas sebelum mandi.
  • Minum satu atau dua gelas di pagi hari setelah bangun tidur.

 

Apa yang terjadi jika kita kurang minum air putih?
  • Dehidrasi kulit
  • Sembelit
  • Kelelahan
  • Mulut kering
  • Tekanan darah tinggi
  • Masalah dengan ginjal kita.
  • Berat badan naik.

 

Tubuh orang yang terkena dehidrasi tidak akan bertahan lama untuk hidup, dampak negatif yang terjadi pada kesehatan jika kita kekurangan air yaitu:
  • Berbahaya bagi sel-sel otak, oksigen di otak akan berkurang, sel-sel di otak akan tidak aktif, dan otak akan menyusut.
  • Kurang konsentrasi hingga lemot, otak tidak mendapat asupan air, dan mengganggu fungsi kognitif atau kepandaian.
  • Menyebabkan infeksi kandung kemih, bakteri tidak dapat keluar dari tubuh cirinya suhu tubuh naik, nyeri saat buang air kecil, nyeri pada kemaluan dan bisa terdapt darah pada urine.
  • Mengganggu fungsi ginjal, air pada ginjal membantu peluruhan batu ginjal, sir akan mengeluarkan komponen batu ginjal.
  • Kulit menjadi kusam, aliran darah ke kapiler tidak maksimal, dan kulit membutuhkan asupan air supaya tidak kusam.
  • Menyebabkan halusinasi dan kematian, gejala ringan: haus, sakit kepala, tenggorokan kering, suhu tubuh meningkat, lelah, denyut nadi cepat, dan warna urine gelap.

 
(Sumber: ruangbaca.net)

× Pesan & Berlangganan via WA