DGN Luncurkan Air Minum Kesehatan dengan Misi Sosial
July 19, 2019
Ingin Rakyat Indonesia Sehat, PT DGN Produksi Air Mineral QPlus
July 19, 2019

Ekspansi Air Minum Kemasan Premium Bergeliat di Jawa Timur

Pasar air minum kemasan premium di Jawa Timur dinilai masih cukup menjanjikan. Utamanya, air minum premium untuk kesehatan.

Untuk diketahui, penetrasi air minum dalam kemasan (AMDK) terus menguat secara nasional. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), AMDK bahkan terus menujukkan peningkatan dalam hal ekspor.

Sepanjang 2018 saja misalnya, ekspor AMDK naik 13,76 persen ke angka US$18,36 juta dibanding pada 2017 yang hanya US$16,48 juta. Kemudian, impor AMDK di 2018 pun turun 26,69 persen menjadi US$1,52 juta sehingga membuat neraca perdagangan surplus US$16,48 juta pada 2018.

Oleh karena itu, mengedepankan pola pendekatan sosial, PT. Damar Global Nusantara sebagai salah satu produsen air minum kemasan premium cukup optimistis untuk berekspansi di sektor air kemasan premium.

“Selain dalam bidang bisnis, kami sebagai produsen air minum ingin bergerak di bidang sosial dengan meluncurkan Qplus di Jatim,” ujar M Naf’an, Chairman PT. Damar Global Nusantara, di sela launching Qplus untuk wilayah Jawa Timur, Sabtu (30/3/2019) di Surabaya.

Naf’an menjelaskan, bahwa pasar air minum kesehatan terus berkembang secara global. Termasuk, teknologi pengembangan Qplus yang telah ada di beberapa negara. Mulai dari Amerika, Kanada, hingga China.

“Teknologi pengembangan air kemasan ini tidak banyak dikembangkan di Indonesia. Mengingat, mahalnya teknologi dalam produksi,” kata Naf’an.

Melihat peluang tersebut, PT. DGN pun kian optimis untuk membuat produk air kemasan premium namun dengan harga yang terjangkau. Tak tanggung-tanggung, DGN berani mematok harga hanya senilai 30 persen dari produk lain yang telah beredar di pasar.

“Kami berani bersaing dari sisi harga dengan sesama produk air kemasan kesehatan,” katanya.

Sekalipun memasang harga yang relatif rendah, DGN tetap menjaga kualitas produk air minum yang diproduksi. “Hal ini kami sesuaikan dengan tujuan awal kami terhadap sosial, bahwa kami ingin membuat masyarakat sehat dengan harga yang terjangkau,” terangnya.

Diproduksi dalam negeri, Qplus disebut merupakan air minum dengan pH yang ideal bagi kebutuhan tubuh, yakni sebesar 9+.

“Tubuh membutuhkan pH yang ideal untuk dapat mengencerkan darah sekaligus menjaga keseimbangan Asam dan Basa,” terangnya.

Selain itu, air kemasan kesehatan selaiknya memiliki kadar mineral yang tidak berlebihan sehingga aman untuk ginjal. “Total Disolve Solid (TDS) yang disarankan maksimal di angka 25. Angka TDS kami di bawah 15,” terangnya.

Selain itu, dengan kandungan oksigen yang mencapai sekitar 22 PPM, air kemasan tersebut juga dipercaya bisa mencegah kanker, asma, hinga mengurangi racun dalam darah.

“Sekaligus, mencegah terbentuknya endapan, sumbatan, hingga sedimentasi dalam tubuh,” katanya.

Teknologi yang dikembangkan pihaknya disebut dapat digunakan pada berbagai bahan baku air. Termasuk, di Jatim. “Oleh karenanya, kedepan Jatim bukan hanya menjadi wilayah distribusi kami, namun juga kami targetkan dapat menjadi daerah produsen,” katanya.

“Kami masih cukup optimis bisa bersaing dengan air kemasan konvesional. Sebab, produk kami bukan sekadar melepas dahaga, namun juga bisa untuk menjaga kesehatan,” pungkasnya.

(Sumber: surya.co.id)

× Pesan & Berlangganan via WA